
CMC1077FM – Menghadapi musim yang semakin tidak menentu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersama Kodim 0620 Kabupaten Cirebon menggelar geladi kesiapsiagaan penanggulangan bencana. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Makodim Cirebon dan melibatkan berbagai unsur Forkopimda, instansi terkait, hingga masyarakat.
Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, menegaskan bahwa latihan terpadu ini menjadi upaya penting untuk memperkuat kemampuan daerah dalam merespons berbagai potensi bencana.
“Alhamdulillah hari ini kami dari pemerintah daerah dan dengan Forkopimda ada juga perwakilan dari kesatuan dari Danlanal dan juga Brimob. Kita di pemerintah daerah sedang melakukan lagi kesiapan penanggulangan bencana alam,” ujarnya.
Agus menekankan bahwa kesiapan tidak boleh berhenti pada gelaran simulasi semata. Setelah latihan, seluruh unsur pemerintah hingga tingkat kecamatan dan desa harus semakin siap menghadapi situasi darurat.
“Setelah kegiatan selesai, kita harus siap meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan terkait dengan bencana. Karena kita ini harus siap itu meningkatkan kemampuan dan kesiap-kesiapan terkait dengan bencana. Harapannya supaya tidak ada lagi bencana yang terjadi di Kabupaten Cirebon,” katanya.
Ia menambahkan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab Pemda atau Kodim, tetapi harus diperkuat hingga lini terbawah.
“Intinya harapannya bukan hanya nanti kita pemda dengan Kodim, yaitu di antaranya harus siap nanti ke unsur di kecamatan dan juga di desa-desa. Supaya mengantisipasi karena sekarang ini cuaca atau musimnya tidak menentu,” tegasnya.
Agus juga berharap kondisi ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana tidak sampai menimbulkan dampak besar bagi masyarakat. “Mudah-mudahan saja tidak terjadi bencana yang sangat berat di Kabupaten Cirebon,” tambahnya.
Sementara itu, Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M. Yusron, menjelaskan bahwa latihan kali ini melibatkan BPBD, instansi pemerintahan, sekolah-sekolah, serta sejumlah warga.
Ia menyebut latihan terintegrasi ini penting untuk menghadapi berbagai potensi bencana yang kerap terjadi di wilayah Cirebon.
“Di mana bencana alam khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon ini salah satunya adalah banjir, ada rob, angin puting beliung, termasuk juga tanah longsor dan juga beberapa bencana alam lainnya yang perlu kita antisipasi,” jelas Yusron.
Menurutnya, apel gelar kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan di lingkungan Kodim, tetapi juga diperluas ke wilayah kecamatan dan desa untuk memastikan seluruh unsur memahami perannya.
“Kita menginventarisir perlengkapan dan juga personil serta organisasi, yang mana harapannya apabila terjadi eskalasi bencana, ini bisa kita laksanakan secara bersinergi dan secara cepat, tepat, dan tuntas tentunya dalam rangka tugas penyelamatan ataupun evakuasi serta penanggulangan bencana alam,” tutur Dandim 0620 Kabupaten Cirebon.