
CMC1077FM – Kementerian Agama (kemenag) Kabupaten Cirebon, melaksanakan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 dengan menggelar apel di Stadion Ranggajati Sumber, Sabtu 3 Januari 2025.
Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, yang hadir kegiatan tersebut, menyampaikan harapannya agar pada usia ke-80 ini Kementerian Agama semakin optimal dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
“Di HAB ke-80 ini, kami berharap kiprah Kementerian Agama semakin kuat dalam membina dan membimbing masyarakat, terutama dalam menjaga kerukunan umat beragama serta meningkatkan wawasan keagamaan,” ujar Imron.
Menurutnya, aparatur Kementerian Agama harus memiliki wawasan keagamaan yang luas agar mampu memahami perbedaan dan menjadikannya sebagai perekat persatuan. Dengan pemahaman keilmuan yang baik, tokoh dan penyuluh agama dapat memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat.
Bupati Imron juga menekankan pentingnya peran Kementerian Agama dalam berdakwah tentang isu-isu aktual, salah satunya kepedulian terhadap lingkungan. Ia menegaskan bahwa ajaran agama tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga hubungan manusia dengan sesama dan alam.
“Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa urusan dunia harus diutamakan tanpa melupakan urusan akhirat, serta larangan untuk merusak lingkungan. Ini harus bisa ditafsirkan dan disampaikan oleh insan Kementerian Agama agar masyarakat benar-benar mengerti,” jelasnya.
Ia menambahkan, dakwah keagamaan harus disertai dengan dasar-dasar keilmuan yang kuat, sehingga ajakan dan larangan yang disampaikan dapat dipahami dan dilaksanakan oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati Imron berharap tokoh agama dan jajaran Kementerian Agama terus memberikan arahan dan bimbingan secara berkelanjutan. Dengan begitu, pemahaman masyarakat akan tumbuh, dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, hingga akhirnya menjadi kebiasaan dan budaya.
“Kalau sudah menjadi budaya, maka sejak anak-anak pun akan mengerti, paham, dan melaksanakannya. Inilah peran strategis Kementerian Agama dalam membangun masyarakat yang religius dan peduli lingkungan,” pungkasnya.
